Postingan

TAHUN BARU ISLAM

  Sejarah Sejarah 1 Muharram Tahun Baru Islam ditandai dengan peristiwa besar yakni peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari kota Mekkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi. Perhitungan Tahun Baru Islam bermula di masa Umar bin Khattab R.a. tepatnya 6 tahun pasca-wafatnya Nabi Muhammad SAW. Umar bin Khatab bermusyawarah dengan para sahabat dan singkat kata, mereka pun berijma untuk menjadikan momentum dimana terjadi peristiwa hijrah Nabi sebagai awal mulai perhitungan tahun dalam Islam. Sebelum mengenal kalender Islam atau kalender Hijriah, masyarakat Arab mengenal tahun dengan menamainya menggunakan peristiwa penting yang terjadi di tahun tersebut. Misalnya kelahiran Nabi Muhammad SAW, dikenal dengan Tahun Gajah, karena pada tahun tersebut terjadi penyerangan terhadap Kabah oleh pasukan yang menggunakan gajah sebagai kendaraan perangnya. Peristiwa Penting Tahun Baru Islam diperingati setiap tanggal 1 Muharram oleh kaum muslimin, nama Muharram secara bahasa dapat diartikan sebagai bula...

AL-ISLAM KELAS 6

Gambar
AL-ISLAM Kelas 6 AL-QUR'AN Surah Al-Infitar  ( bahasa Arab : الانفطار ) adalah  surah  ke-82 dalam  al Qur'an . Surah ini terdiri atas 19 ayat, termasuk golongan surah  Makkiyah  dan diturunkan setelah  surah An-Nazi'at .  Al Infithaar  yang dijadikan nama untuk surat ini adalah kata asal dari kata Infatharat (terbelah) yang terdapat pada ayat pertama. Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Ketika langit terbelah, dan ketika berbagai bintang disebarkan, dan ketika samudera meluap, dan ketika berbagai kuburan dibongkar, maka tiap-tiap diri akan memahami hal-hal yang telah ia lalui, maupun hal-hal yang telah ia lalaikan. Wahai manusia, apakah yang telah memikat dirimu daripada Tuhanmu Yang Maha Pengasih, yang telah menciptakan dirimu lalu merancang dirimu kemudian membentuk dirimu dalam keadaan yang Dia kehendaki; Dia menyelesaikan keadaan dirimu. Jangan demikian, sebenarnya kalian mengingkari Hari Penghakiman padahal sungguh pa...

Kelas 2 (Tema 1 Subtema 4 PB 6)

Gambar
PEMBELAJARAN 6 TEMA 1 SUBTEMA 4 HIDUP RUKUN DI MASYARAKAT Si Kura-Kura yang Sombong Ada seekor kura-kura yang sombong dan merasa dirinya lebih pantas terbang dibandingkan berenang di perairan. Ia jengkel karena memiliki tempurung keras yang membuat tubuhnya terasa berat. Ia pun kesal melihat kawan-kawannya sudah berpuas diri dengan berenang. Saat melihat burung yang bebas terbang di langit, kejengkelannya kian bertambah. Suatu hari, kura-kura ini memaksa seekor angsa untuk membantunya terbang. Si angsa setuju. Ia mengusulkan agar si kura-kura berpegangan pada sebatang kayu yang akan diangkatnya. Karena tangan kura-kura agak lemah, ia menggunakan mulutnya yang lebih kuat. Ia pun akhirnya bisa terbang dan merasa bangga. Melihat teman-temannya yang tengah berenang, ia ingin menyombongkan diri. Ia lupa bahwa mulutnya harus terus dipakai untuk menggigit kayu. Ia pun terjatuh dengan keras. Beruntung, ia selamat berkat tempurung yang pernah dibencinya.   PENGAMALAN SI...

Kelas 2 (Tema 1 Subtema 4 PB 5)

Gambar
PEMBELAJARAN 5 TEMA 1 SUBTEMA 4 HIDUP RUKUN DI MASYARAKAT Salah satu permainan tradisional yang masih sering dimainkan adalah permainan Rangku Alu yang berasal dari Nusa Tenggara Timur. Dalam masyarakat Manggarai, Rangku Alu dilakukan untuk merayakan hasil panen perkebunan dan pertanian. Rangkuk Alu sendiri merupakan permainan tradisional yang menggunakan bambu sebagai alat permainannya. Rangkuk Alu tidak hanya sekedar permainan biasa. Selain sebagai sarana hiburan permainan Rangku Alu juga bisa menjadi sarana edukasi dan pembentukan diri. Dalam memainkan permainan ini dapat melatih konsentrasi, ketangkasan, dan kelincahan dalam bertindak. Konsentrasi merupakan pemusatan perhatian atau pikiran pada suatu hal. Konsentrasi sangat diperlukan dalam permainan Rangku Alu terutama konsentrasi antara gerak kaki dan gerak bambu yang dimainkan. Apabila konsentrasi kita kurang maka kaki akan terjepit bambu. Kelincahan merupakan kemampuan untuk mengubah arah secara cepat tanpa menimbul...

Kelas 2 (Tema 1 Subtema 4 PB 4)

Gambar
PEMBELAJARAN 4 TEMA 1 SUBTEMA 4 HIDUP RUKUN DI MASYARAKAT menyelesaikan soal cerita operasi hitung lebih paham perhatikan penyelesaian soal – soal di bawah ini : Kerjakan soal – soal di bawah ini ! 1 . 165 + 119 – 135 = . . . 2 . 242 + 195 – 185 = . . . 3 . 127 + 238 – 129 = . . . 4 . 247 + 212 – 368 = . . . 5 . 295 + 152 – 187 = . . . Jawaban : Nah tugas mu adalah  1. Ayo berlatih hal. 94 tulis dibuku tema matematika 2. Latihan Pembelajaran 4 hal. 95  Selamat Mengerjakan 

Kelas 2 (Tema 1 Subtema 4 PB 3)

Gambar
PEMBELAJARAN 3 TEMA 1 SUBTEMA 4 HIDUP RUKUN DI MASYARAKAT Matematika OPERASI HITUNG CAMPURAN anak anak disini bu guru punya video tentang pembelajaran matematika  silahkan di tonton :) (https://youtu.be/xvi1-t9iJ7g)  dan soal soal nya seperti ini :  operasi hitung campuran adalah menyelesaikan perhitungan yang terdiri atas perkalian, pembagian, penjumlahan dan pengurangan. Aturan pengerjaan operasi hitung campuran adalah: pertama, operasi di dalam tanda kurung didahulukan. Kedua, penjumlahan dan pengurangan sama kuat, jadi yang dikerjakan terlebih       dahulu adalah yang berada di sebelah kiri dengan cara dikelompokkan. Contoh:  450 – 150 + 100 = (450 – 150) + 100 MEMBUAT KOLASE DARI BERAS Cara membuat kolase dari beras Berikut ini adalah  alat dan bahan membuat kolase  dari beras, yang harus disediakan, diantaranya: Kertas gambar Lem kertas Pensil Penghapus Biji-bijian (beras) Pewarna makanan (Kuning, ...

Kelas 2 (Tema 1 Subtema 4 PB 2)

Gambar
PEMBELAJARAN 2 TEMA 1 SUBTEMA 4 HIDUP RUKUN DI MASYARAKAT  Percakapan di masyarakat Pemilihan Lurah Jono: Sebentar lagi desa kita akan mengadakan pemilihan lurah. Anto: Berarti nanti kita punya lurah baru dong? Jono: Ya. Semoga lurah yang terpilih nanti lebih baik dari lurah sebelumnya. Anto: Kamu sudah tahu siapa saja calon-calonnya? Jono: Kalau tidak salah sih Pak Jarwo dan Pak Mulyono. Anto: Pak Mulyono yang juragan itu? Jono: Iya. Anto: Sudah jadi juragan mau jadi lurah juga. Jono: Tidak masalah kalau ternyata beliau benar-benar ingin memajukan desa ini. PENGAMALAN SILA PERTAMA DI MASYARAKAT  Penerapan Sila Pertama Pancasila dalah Kehidupan Sehari-hari 1. Mempercayai Adanya Tuhan Bila kita mempercayai adanya tuhan, maka kita telah menerapkan sila pertama. Menolak keberadaan tuhan sama halnya dengan melanggar Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. 2. Memeluk Suatu Agama Tertentu Memeluk suatu agama juga merupakan salah satu bentuk penerapan dari sila ke...